Proses Penggilingan Padi

Alhamdulillah kemarin (25/19), stok beras pulen bebas residu kami telah tiba di Pekanbaru. Proses panen dan pengeringan telah dilakukan pada jauh-jauh hari, yaitu sekitar pertengahan Agustus yang lalu. Untuk menjaga kualitas beras yang dihasilkan, padi tidak digiling semua, sehingga stok beras kami selalu terjaga. Namun, dari September hingga pertengahan Oktober jalur distribusi kami agak terganggu dikarenakan bencana asap yang melanda Riau dan sekitarnya. Tapi kini beras pulen bebas residu kami, varietas Inpari 42, telah hadir di Pekanbaru.

Oh ya bagi yang belum dan/atau ingin tahu tentang proses pengupasan kulit padi a.k.a penggilingan padi bisa dilihat di gambar dan video berikut:

1. Gabah kering panen disiapkan untuk proses penggilingan.

Bapak petugas RMU keliling menyiapkan gabah yang akan digiling

2. Kemudian dibawa ke rice milling unit (RMU) atau kita mengenalnya dengan huller (a.k.a: heler). Nah, karena bapak yang punya tempat yang biasa kami pilih untuk mengupas kulit padi sedang dalam kondisi sakit, maka kami mengganti ke RMU keliling.

RMU Keliling

3. Kemudian beras digiling tahap pertama untuk membuang sekam. Limbah yang dihasilkan ada sekam padi.

4. Setelah itu dimasukkan ke penggilingan kedua untuk menghilangkan sisa sekam yang masih ada serta membuat beras lebih bersih. Limbah yang dihasilkan adalah dedak, yang bisa digunakan sebagai pakan ternak.

Nah, kerenkan proses pasca panen beras. Yuk kenalan lebih jauh dengan dunia beras, kontak saja kami jika mau tanya-tanya: 081365632763 (WA) atau 082288222156 (Telpon/sms).